Belum ada penilaian
Dada ayam berlapis remah roti yang menyembunyikan inti mentega bawang putih dan rempah-rempah yang akan membanjiri piring saat dipotong. Mendinginkan mentega dengan benar adalah kunci agar mentega tidak bocor.
Hancurkan 8 sendok makan mentega lunak bersama 15 g bawang putih yang telah dihancurkan, dill, peterseli, perasan lemon, dan sejumput garam. Gulung adonan tersebut menjadi bentuk silinder dengan dibungkus plastik pembungkus makanan, lalu bekukan selama 30 menit hingga mengeras.
Buatlah sayatan horizontal yang dalam di sisi masing-masing dari 4 dada ayam tanpa memotong hingga tembus, lalu buka sayatan tersebut dan tumbuk dagingnya hingga ketebalannya merata 1 cm. Bumbui bagian dalam dan luarnya.
Potong mentega beku menjadi 4 batang, letakkan satu batang di setiap dada ayam, lalu lipat dagingnya dengan rapat di sekelilingnya agar tidak ada celah. Bungkus setiap bungkusan dengan rapat menggunakan plastik pembungkus makanan, lalu dinginkan selama 30 menit.
Gulingkan setiap potongan dalam tepung terigu, lalu telur kocok, kemudian remah roti, dan ulangi proses telur dan remah roti untuk kedua kalinya. Lapisan ganda inilah yang berfungsi sebagai segel yang menjaga mentega tetap di dalam.
Panaskan 700 ml minyak dalam panci dalam hingga 170°C, isi panci tidak lebih dari setengahnya. Goreng dua potong sekaligus selama 6 hingga 7 menit hingga berwarna keemasan pekat, balik sekali.
Pindahkan ke rak di atas nampan dan panggang pada suhu 190°C selama 8 hingga 10 menit hingga termometer yang ditusukkan ke bagian tertebal daging menunjukkan suhu 74°C. Diamkan selama 3 menit dan sajikan dengan irisan lemon.